Babakan Siliwangi : Wisata Alam Seru & Instagenic Di Bandung

Babakan Siliwangi – Satu lagi tempat wisata alam yang bagus untuk dikunjungi oleh para wisatawan yang sedang berada di Bandung. Tempat ini bernama Babakan Siliwangi/ Forest walk.

Babakan Siliwangi / Forest walk merupakan sebuah taman dan sekaligus jalur pedestrian yang berada di dalam hutan. Hutan yang dijadikan sebagai jalur pedestrian adalah hutan babakan Siliwangi.

Babakan Siliwangi : Wisata Alam Seru & Instagenic Di Bandung

Hutan tersebut terletak di tengah – tengah kota Bandung, sehingga destinasi wisata alam tersebut menjadi destinasi wisata favorit setiap wisatawan.

Baksil / babakan siliwangi menjadi jalur forest walk yang paling populer yang ada di Bandung. Bahkan Baksil juga merupakan forest walk terbesar di Indonesia. Luas area forest walk Baksil mencapai +3,8 hektar. Wisata ini didominasi dengan adanya pepohonan yang tumbuh sangat lebat.

Baksil ini juga telah membuat kesan hutan menjadi area yang sangat menarik dan sangat artistik serta terkesan kekinian. Dengan pesona itu semua membuat Baksil menjadi pusat kegiatan semua orang. Baik itu dalam hal olahraga, gathering, konten, dan berbagai kegiatan menarik lainnya.

Semua keistimewaan dari Baksil ini seolah membuat keberadaannya seakan tidak pernah luntur / terkikis. Forest walk ini telah populer sejak masa kolonial. Pada masa itu forest walk Baksil dikenal dengan nama Lebak Gede.

Pilihan Editor :

Pada masa era kolonial, bentuk dari Baksil pun sama sekali tidak ada perubahan yang sangat mencolok. Sejak dahulu area ini memang area hutan yang sangat lebat. Perubahannya pun hanya sebatas spot – spot yang membuat Baksil menjadi lebih menarik dan kekinian.

Selain pesona dari forest walk Baksil yang sangat kekinian, suasana yang disuguhkan juga menjadi Baksil sangat populer. Di setiap tepi yang dipenuhi dengan pepohonan rindang dan lebat, membuat Baksil mempunyai suasana alam yang sempurna.

Sejarah Babakan Siliwangi Bandung Jawa Barat

Babakan Siliwangi merupakan kawasan lembah hasil bentukan Sungai Cikapundung sejak puluhan ribu tahun silam yang menjadikannya sebagai warisan alam kota Bandung.

Sejak penjajahan Belanda, kawasan ini dikenal sebagai Lebak Gede, yang kemudian di tahun 1920 direncanakan buat dijadikan sebagai hutan kota sekaligus perkebunan terbuka bagi warga oleh para arsitek perancang kota Bandung.

Para arsitektur tersebut bukan cuma membiarkannya sebagai kawasan rimbun namun juga membangun beberapa fasilitas seperti Tamansari, Kebun Binatang Bandung,

serta pemandian, taman bunga dan kolam ikan yang saat ini dikenal sebagai Pemandian Cihampelas. Setelah Indonesia merdeka, Lebak Gede dijadikan kawasan paru-paru kota kembang.

Barulah di masa pemerintahan Walikota Otje Djundjunan di periode 1971 hingga 1876 Lebak Gede diubah nama menjadi Babakan Siliwangi.

Kawasan tersebut kemudian dijadikan obyek wisata dengan didirikannya restoran Babakan Siliwangi yang disusul dengan peresmian Sanggar Olah Seni atau SOS di tahun 1982 oleh Joop Ave yang saat itu menjabat Dirjen Pariwisata Departemen Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi.

Kemudian di awal tahun 1990, dibangun Sasana Budaya Ganesha yang merupakan perluasan dan fasilitas ITB.

Kontroversi pengelolaan Babakan Siliwangi dimulai tahun 2001 sejak adanya rencana membangun kawasan wisata terpadu meliputi apartemen, pusat perbelanjaan, pusat seni, wahana kawula muda serta restoran.

Banyak pro kontra bermunculan sejak itu, ada yang mendukung pembangunan kawasan wisata namun tidak sedikit yang berupaya menjaga Baksil sebagai hutan kota. Di tengah kontroversi, restoran Babakan Siliwangi terbakar di tahun 2003.

Setelah melalui berbagai kontroversi, akhirnya PBB mendeklarasikan Babakan Siliwangi Bandung sebagai hutan kota dunia di tanggal 27 September 2011.

Dan kemudian Pemkot Bandung memutuskan kerja sama dengan PT. EGI terkait pengelolaan kawasan Baksil, yang membuat Pemkot Bandung sepenuhnya bertanggung jawab atas Baksil.

Pemkot Bandung memutuskan Baksil akan tetap dijadikan sebagai hutan kota yang bebas diakses warga dan bukti nyata demi mendukungnya adalah dengan menyelenggarakan sayembara terbuka buat menata hutan kota Babakan Siliwangi agar bisa menjadi hutan kota kelas dunia di bulan Februari 2014.

Harga Tiket Masuk Babakan Siliwangi

Harga tiket masuk babakan siliwangi sangat menarik. Karena forest walk ini masih dikelola oleh pemerintah maka sama sekali tidak dikenakan biaya masuk apapun.

Sehingga tinggal langsung memasuki wilayahnya saja dan yang paling penting tidak perlu khawatir saat kondisi keuangan sedang dalam kondisi buruk.

Hanya saja pengunjung harus membayar biaya parkir Rp. 3.000 hingga Rp. 5.000. Wisatawan juga dapat menikmati beragam kuliner enak dengan harga terjangkau atau juga bisa membawa bekal dari rumah.

Tiket masuk pada Babakan Siliwangi ini dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pihak pengelola wisata.

Alamat Dan Rute Lokasi Babakan Siliwangi

Alamat babakan siliwangi berada di Jl Siliwangi no 7, Lebak Siliwangi, Kec Coblong, Bandung kota. Lokasi babakan siliwangi / Baksil sangat strategis dan dapat ditempuh dengan alat transportasi umum.

Rute dengan kendaraan pribadi cukup dengan memanfaatkan arah jalan dari Google map, supaya lebih praktis. Sedangkan untuk alat transportasi umum, Baksil ini masih dapat dijangkau dengan BRT dengan Rute Cicaheum – Ciroyom.

Selanjutnya wisatawan turun tepat di depan pintu masuk sabuga yang berada di Jl siliwangi / lokasi Baksil itu sendiri.

Jam Buka Babakan Siliwangi

Sedangkan untuk waktu operasional forest walk Baksil ini dibuka mulai dari pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB. Hanya saja akan muncul perbedaan yang sangat mencolok saat pagi dan malam hari. Ini membuat semua orang tidak boleh melewatkannya begitu saja.

Saat pagi hari akan disuguhkan dengan landscape hutan yang sangat rindang. Saat menjelang sore hari hutan hijau yang rindang itu akan menjelma menjadi hutan cahaya yang penuh dengan cahaya lampu gemerlap.

Tak mengherankan jika banyak wisatawan yang berkunjung ke wisata satu ini untuk berpiknik dan bersantai dihari libur. Waktu terbaik untuk berkunjung yakni saat liburan akhir pekan atau hari libur biasa.

Fasilitas Yang Tersedia

Sebagai destinasi wisata paling hitz dan tergolong tua, Baksil memiliki fasilitas yang cukup kompleks. Fasilitas babakan siliwangi yang menjdi wisata sejarah di Bandung satu ini meliputi :

  • Jalur pedestrian yang dikelilingi dengan pepohonan lebat dan rindang.
  • Area spot foto.
  • Parkir Wisata
  • Tempat duduk.
  • Food court.
  • Panggung pertunjukan
  • Toilet

Aktivitas Di Babakan Siliwangi

Tapi jangan kuatir, selama masih gratis, tidak ada salahnya kamu puas-puasin menikmati berbagai aktivitas di Babakan Siliwangi. Bingung mau melakukan aktivitas apa saja? Tenang, banyak kok yang bisa disarankan.

Berolahraga

Aktivitas utama yang bisa kamu lakukan adalah jogging dan berjalan kaki mengelilingi taman kota. Soalnya fungsi utama Baksil sendiri adalah guna menjaga kesehatan warga Bandung.

Pesona eksotis hutan kota dilengkapi berbagai satwa seakan menghipnotis kamu hingga bisa berolahraga tanpa merasa lelah.

Bayangkan saja pepohonan rindang dengan akar gantung yang menjalar disertai udara segar yang bebas polusi menemani kamu dan sahabat maupun keluarga berolahraga bersama. Menyegarkan bukan?

Hunting Foto

Kamu hobi hunting foto? Terutama yang bernuansa alam? Babakan Siliwangi Bandung merupakan salah satu spot ideal buat kamu.

Nuansa alami pepohonan rindang disertai jembatan penghubung dengan desain yang unik dan menawan selain menjadi arena berjalan tentu saja bisa dijadikan spot Instagramable buat foto selfie maupun profesional kamu.

Terutama backlight yang ditimbulkan dari sinar matahari yang tersaring tempat teduh daun pepohonan, dijamin bakal bikin foto kamu semakin memuaskan dan tentu saja keren serta layak buat dipajang di Instagram.

Wisata Kuliner

Kalau kamu sudah puas berolahraga serta bersantai ria di hutan kota, jangan lupa menjajal aneka kuliner baksil.

Walau tidak ada menu khusus Babakan Siliwangi namun banyak makanan serta jajanan khas Bandung dan Pasundan lho yang bisa kamu pesan dan nikmati. Seperti misalnya bakso tahu, tahu Sumedang, batagor, dan berbagai jajanan lainnya.

Itulah beberapa ulasan serta sejarah singkatnya. Semoga bisa membantu kamu yang sedang mencari informasi. Selamat berlibur

Tinggalkan Balasan