Jurrasic World : Pulau Biawak Indramayu

Pulau Biawak Indramayu – Anda tentu sudah familiar dengan Pulau Komodo di mana reptil purba raksasa komodo hidup berkeliaran dengan bebas.

Tapi tahukah Anda kalau tak terlalu jauh dari Jakarta, tepatnya di pesisir utara Indramayu juga terdapat sebuah pulau yang banyak dihuni oleh kadal raksasa?

Seperti namanya, Pulau Biawak merupakan habitat alami satwa liar biawak. Dulunya pulau ini tertutup untuk umum karena dijadikan lokasi penelitian milik pemerintah.

Begitu perahu merapat di pantai Pulau Biawak yang berpasir putih, Anda akan langsung disambut oleh megahnya mercusuar kuno setinggi 65 meter yang sudah ada sejak jaman Belanda. Sungguh pemandangan yang luar biasa!

Anda dapat naik ke puncak mercusuar tersebut melalui tangga berputar untuk melihat seluruh bagian pulau.

Tak hanya di daratan saja, pemandangan alam bawah laut sekitar Pulau Biawak pun tak kalah cantiknya. Dan Anda dapat menikmati indahnya bunga karang dan ikan-ikan beraneka warna tersebut sambil snorkeling.

Kalau Anda cukup bernyali, cobalah jelajahi hutan bakau yang terdapat di pulau ini, siapa tahu dapat bertemu langsung dengan “sepupu” komodo yang sedang melintas di sela-sela pepohonan.

Meskipun tak seagresif komodo, namun biawak dewasa dapat tumbuh sepanjang tiga meter dan juga bisa menggigit! Dan ingat, apabila berpapasan dengan mereka, waspadailah sabetan ekornya, karena itu adalah senjata yang mereka gunakan jika merasa terancam.

pulau biawak indramayu
Pulau Biawak Indramayu

Sejarah

Pulau Biawak adalah tempat wisata yang cocok untuk dikunjungi jika sedang berada di Indramayu.

Dari Muara Karangsong, pulau ini bisa ditempuh selama 2 hingga 4 jam perjalanan dengan menggunakan perahu.

Pulau ini memiliki luas sekitar 120 hektare dan sekitar 80 hektare dari pulau ini adalah area hutan bakau.

Faktanya, sebelum akhirnya dikenal sebagai pulau Biawak, lokasi ini memiliki nama sendiri, yakni Pulau Rakit.

Namun, karena pulau ini menjadi habitat satwa biawak yang jumlahnya banyak, bahkan hingga ratusan.

Pada akhirnya, masyarakat lebih familiar dengan sebutan pulau Biawak.

Sayangnya, tidak banyak catatan sejarah mengenai pulau ini.

Di pulau ini berdiri tegak sebuah mercusuar setinggi kurang lebih 65 meter yang dibangun pada masa penjajahan Belanda, tepatnya pada tahun 1872.

Meski sudah berusia ratusan tahun, mercusuar ini masih tetap berfungsi.

Pulau Biawak atau Pulau Rakit adalah sebuah pulau yang terletak di kepulauan Biawak, Laut Jawa di Kabupaten Indramayu Jawa Barat.

Pulau Biawak terletak di sebelah utara semenanjung Inrdamayu sekitar 40 kilometer dari pantai utara Indramayu, dan secara administratif termasuk ke dalam wilayah kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.

Sesungguhnya nama pulau tersebut adalah Pulau Rakit, tetapi oleh Pemkab Indramayu dinamakan Pulau Biawak karena di pulau ini banyak dijumpai satwa liar yang justru menjadi ciri khasnya, yakni biawak (Varanus salvator).

Baca Juga: The Harvest Cakes Padjajaran West Java Iconic Food

Baca Juga: Chocomory Oleh-Oleh HITS Kekinian

Satwa ini tergolong unik karena hidup di habitat air asin. Setiap menjelang matahari terbenam, puluhan biawak dengan panjang antara 20 centimeter hingga 1,5 meter terlihat berenang di tepian pantai. Satwa-satwa itu memang tengah berburu ikan untuk kebutuhan makannya.

Selain disebut sebagai pulau Biawak, pulau ini juga disebut sebagai Pulau Menyawak dan Pulau Bompyis.

Pulau itu memiliki pesona wisata yang unik, karena karangnya yang masih ‘perawan ‘ dan hidup. Di antara keempat pulau itu, hanya Pulau Biawak yang masih utuh dalam segalanya.

Sedangkan tiga pulau lainnya hanya berupa hamparan pulau karang semata. Pulau Gosong, misalnya, kondisinya rusak karena jutaan meter kubik material karangnya diambil untuk pengurukan lokasi kilang minyak Pertamina Unit Pengolahan VI Balongan.

Keberadaan pulau ini sangat berbahaya bagi alur pelayaran kapal-kapal laut yang melintas di kepulauan tersebut. Maka tak heran, bangsa Belanda semasa menjajah kepulauan Indonesia, mendirikan bangunan menara mercusuar.

Mercusuar dengan ketinggian sekitar 65 meter itu dibangun oleh ZM Willem pada 1872. Hingga kini, bangunan itu masih berfungsi untuk memandu kapal-kapal besar maupun kecil yang melintas. Melihat usia bangunan tersebut, mercusuar itu diperkirakan seumur dengan mercusuar di Pantai Anyer.

Pulau Biawak Indramayu mantab
Pulau Biawak Indramayu (kumparan.com)

Lokasi dan Rute ke Pulau Biawak

Untuk mengunjungi destinasi wisata Pulau Biawak Indramayu anda tidak akan merasa kesulitan. Karena dengan jasa paket trip anda cukup menghubungi pihak penyedia.

Dengan waktu penyeberangan menuju Pulau Biawak kurang lebih 3-4 jam menggunakan kapal. Anda akan sampai di pulau cantik satu ini.

Ketika anda berkunjung menggunakan layanan Paket Trip, anda akan di mudahkan dengan program wisata yang sudah di sediakan oleh agensi wisata. Duduk manis dan nikmati keindahan dan pesona Pulau Biawak Indramayu.

Dari Jakarta naik bus menuju Indramayu atau kereta api menuju Cirebon. Setibanya di Simpang Celeng, perjalanan dilanjutkan menuju Pelabuhan Karangsong.

Dari pelabuhan Anda dapat menyewa perahu untuk menyeberang ke Pulau Biawak dengan jarak tempuh 5 sampai 6 jam. Koordinat di sini.

Baca Juga: Iconic Place Kebun Raya Bogor

Baca Juga: Goa Gudawang Bogor, Panorama Eksotis dan Misteri

Tiket Masuk Pulau Biawak

Sebagai bagian dari wisata bahari di Indramayu, ada banyak kegiatan seru pelepas penat yang bisa dilakukan di pulau ini.

Moms bisa melakukan snorkeling, main air dan pasir di tepi pantai, atau menikmati sunrise atau sunset.

Pulau Biawak juga tidak hanya menjadi habitat para biawak saja, tapi juga burung.

Di sini, kita bisa menemukan sejumlah burung, seperti trinil pantai dan cagak bulus.

Jadi, kita bisa membawa kamera yang bagus untuk mengabadikannya.

Selain itu, karena di sini banyak biawak, Moms bisa berfoto bersama satwa reptil ini.

Jika suka trekking, ada hutan mangrove yang siap untuk dijelajahi.

Moms juga bisa melakukan island hopping ke pulau kecil yang ada di dekat Pulau Biawak, yaitu Pulau Gosong dan Pulau Candikian.

Sementara jika ingin melihat keindahan bintang di malam hari, kita bisa melihatnya langsung dari pulau ini.

biawak indramayu
Pulau Biawak

Karena dibangun dengan konstruksi yang baik, kondisi kerangka mercusuar masih kokoh meski tetap ada karat di sana-sini.

Destinasi wisata Pulau Biawak Indramayu menyediakan beberapa fasilitas pendukung wisata. Berikut beberapa fasilitas yang tersedia di obyek wisata Pulau Biawak.

Penginapan
Toilet dan kamar mandi
Warung wisata
Spot Foto instagenic

Nikmati liburan yang tak terlupakan bersama keluarga, teman maupun sahabat di Pulau Biawak Indramayu dengan fasilitas pendukung wisata dan keindahan yang disajikan.

Keindahan pantai pasir putih dengan air laut yang jernih akan menjernihkan pikiran dan suasana hati anda. Anda juga bisa berenang, menyelam dan yang lainnya ketika berkunjung ke obyek wisata Indramayu satu ini.

Jangan lewatkan aktivitas berburu foto instagenic ketika mengunjungi wisata Pulau Biawak Indramayu. Banyak sekali spot foto instagramable yang akan memanjakan liburan anda.

Dapatkan aktivitas liburan yang semakin seru dan tak terlupakan dengan mengabadikan momen di Pulau Biawak Indramayu.

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Pulau Biawak yaitu ketika libur panjang.
Datang bersama orang-orang tercinta di Pulau Biawak Indramayu untuk sensasi liburan yang lebih berkesan.

Gunakan jasa agen wisata untuk liburan yang praktis dan tanpa ribet di Pulau Biawak Indramayu.
Bawa kamera dan gunakan ootd terbaik untuk berburu foto terbaik.

Usahakan badan dalam kondisi prima ketika berlibur di Pulau Biawak Indramayu. Semoga informasi wisata Pulau Biawak Indramayu dari Sikidang diatas bisa membantu dan memudahkan perjalanan liburan anda.

Baca Juga: The Harvest Cakes Padjajaran West Java Iconic Food

Baca Juga: Chocomory Oleh-Oleh HITS Kekinian

1 Komentar

  1. […] Baca juga : Jurrasic World : Pulau Biawak Indramayu […]

Tinggalkan Balasan