MTDP 1

Museum Tanah dan Pertanian | Wisata Dengan Ilmu Luar Biasa

Museum Tanah dan Pertanian – Bogor adalah salah satu daerah di Jawa Barat yang dikenal mempunyai banyak pesona, seperti hawa sejuk hingga banyaknya tempat wisata baik itu wisata alam maupun wisata buatan. Salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi ketika sedang berada di Bogor adalah Museum Tanah dan Museum Pertanian.

Museum ini lokasinya sangatlah strategis, yaitu ada di pusat Kota Bogor atau lebih tepatnya di samping Gerbang Suryakencana dan di depan Kebun Raya Bogor. Sebelum menjadi museum, tempat ini adalah Laboratorium voor Agrogeologie en Grond Onderzoek atau laboratorium milik Belanda.

Namun, kini sudah menjadi aset BMN atau Barang Milik Negara yang diurus oleh Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Sama seperti namanya gedung ini dibagi menjadi 2, yaitu gedung untuk Museum Tanah dan Museum Pertanian.

Berkunjung ke Museum Tanah dan Pertanian ini bisa menjadikan Anda merasa seperti berjalan di lorong waktu karena berisi koleksi pada masa lalu hingga masa depan. Anda pun juga bisa mengambil beberapa foto untuk dipamerkan ke media sosial.

Sejarah Museum Tanah dan Pertanian

PT Bio Farma (Persero) berdiri sejak 120 tahun yang lalu, dimana pada tahun 1890 – 1894 merupakan tanggal dikeluarkannya Surat Keputusan.

Hindia Belanda, tepatnya pada tanggal 6 Agustus 1890 tentang pendirian ParcVaccinogene atau Landskoepok Inrichting di rumah sakit tentara Weltevreden – Batavia, yang merupakan tonggak sejarah awal berdirinya perusahaan vaksin dan sera di Indonesia.

Lembaga ini kemudian berubah menjadi Parc Vaccinogene Instituut Pasteur seiring berjalannya waktu dan semakin meningkatnya kegiatan produksi, pada tahun 1895 – 1901.

Setelah tahun 1923 menempati gedung di Jalan Pasteur, nomor 28 Bandung, lembaga ini kembali mengubah namanya menjadi Landskoepok Inrichting en Instituut Pasteur, dan tahun 1924-1942 dipimpin oleh L. Otten.

Pada saat Jepang berkuasa, nama lembaga diubah menjadi Bandung Boeki Kenkyushoo dan kegiatannya dipusatkan di Gedung Cacar dan Lembaga Pasteur Bandung yang dipimpin oleh Kikuo Kurauchi.

Kegiatan lembaga ini kemudian berpindah ke Klaten, selama Bandung diduduki Belanda, sehingga Bandung Boeki Kenkyushoo kembali berganti nama menjadi Landskoepok Inrichting en Instituut Pasteur.

Pada periode ini lembaga dipimpin oleh R. M. Sardjito (1945-1946), dan beliau merupakan orang Indonesia pertama yang memimpin lembaga ini.

Pada tahun 1950 – 1954, Gedung Cacar dan Lembaga Pasteur di Bandung kembali menjadi tempat berlokasinya kegiatan produksi vaksin dan sera.

Seiring dengan terjadinya nasionalisasi berbagai perusahaan Belanda, pemerintah Indonesia pada saat itu mengubah Landskoepok Inrichting en Instituut Pasteur menjadi Perusahaan Negara Pasteur.

Melalui Peraturan Pemerintah No. 80 Tahun 1961 (Lembaran Negara Tahun 1961 No.101), Perusahaan Negara Pasteur berubah menjadi Perusahaan Negara Bio Farma.

Setelah melalui penelitian dan penilaian bentuk badan usaha Bio Farma resmi menjadi Perusahaan Umum Bio Farma dengan Peraturan Pemerintah RI No. 26 Tahun 1978. Periode itu Prof. Dr. Konosuke Fukai telah mengawali upaya transfer teknologi produksi Vaksin Polio dan Campak.

Setelah hampir dua puluh tahun berstatus sebagai Perum (Perusahaan Umum), berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1997, perusahaan berubah menjadi Perseroan Terbatas (PT) yang selanjutnya dikenal dengan PT Bio Farma (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia.

Bidang usaha utama PT Bio Farma (Persero) adalah memproduksi vaksin dan antisera yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat yang didukung oleh penelitian dan pengembangan, pemasaran dan distribusi serta usaha pelayanan jasa pemeriksaan laboratorium kesehatan dan imunisasi, sehingga mendapatkan keuntungan guna meningkatkan nilai Perseroan.

PT Bio Farma (Persero) menjalankan roda organisasinya di atas lahan seluas 91.058 m2 bertempat di Jalan Pasteur No. 28 Bandung untuk fasilitas produksi, penelitian pengembangan, pemasaran dan administrasi.

Kemudian, seluas 282.441 m2 yang berlokasi di Cisarua, Lembang, Kabupaten Bandung Barat untuk pengembangbiakkan dan pemeliharaan laboratorium.

Sedangkan untuk mendukung kelancaran operasional, perusahaan juga memiliki Kantor Perwakilan yang bertempat di Gedung Arthaloka Lt. 3 di Jalan Jend. Sudirman No. 2, Jakarta.

Harga Tiket Masuk Museum Tanah dan Pertanian

Untuk tiket masuk kedalam Museum Tanah dan Pertanian itu tidak dipungut biaya alias gratis.

Untuk tiket masuknya, pengunjung tidak dipungut biaya alias gratis, museum ini melayani pengunjung dari pukul 9.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Baca Juga : Trans Studio Bandung – Wisata Keluarga Paling Berkesan di Bandung

Baca Juga : Museum Tanah dan Pertanian – Bogor, Jawa Barat

Alamat dan Lokasi dan Jam Operasional

Museum Tanah dan Pertanian

Alamat :

Jl. Ir. H. Juanda No.98, RT.1 RW.1 Gudang, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, 16123

No. Telp :

0811-873-9898

Email :

museum@pertanian.go.id

Hotel Terdekat Dengan Lokasi

  • Ibis Styles Bogor Pajajaran

Selain standar dari Indonesia Care, semua tamu akan mendapatkan Wi-Fi gratis di semua kamar dan parkir gratis jika tiba dengan mobil. Terletak strategis di Sukaraja yang merupakan bagian Bogor, properti ini menempatkan Anda dekat dengan atraksi dan opsi restoran menarik.

Jangan pulang dulu sebelum berkunjung ke Bogor Botanical Gardens yang terkenal. Memiliki peringkat bintang-3.5, properti berkelas ini menyediakan akses ke kolam renang luar ruangan, pijat dan pusat kebugaran untuk para tamu di properti.

  • Bigland Hotel International & Convention Hall

Parkir mobil dan Wi-Fi selalu gratis, sehingga Anda dapat terus terhubung serta datang dan pergi kapan saja. Terletak strategis di Bogor Utara yang merupakan bagian Bogor, properti ini menempatkan Anda dekat dengan atraksi dan opsi restoran menarik.

Jangan pulang dulu sebelum berkunjung ke Bogor Botanical Gardens yang terkenal. Memiliki peringkat bintang-4, properti berkelas ini menyediakan akses ke kolam renang luar ruangan dan restoran untuk para tamu di properti.

  • Zest Hotel Bogor

Zest Hotel Bogor merupakan pilihan tepat saat mengunjungi Bogor. Kombinasi ideal antara harga, kenyamanan, dan kepraktisan, tempat ini menawarkan suasana yang sesuai untuk keluarga dengan fasilitas yang di desain untuk wisatawan seperti Anda.

Zest Hotel Bogor bersuasana hotel sesuai untuk keluarga menawarkan tv layar datar, penyejuk udara, dan meja di dalam kamarnya, dan mudah terhubung dengan internet karena wi-fi gratis tersedia untuk para tamu.

Hotel menawarkan resepsionis 24 jam, layanan kamar, dan layanan concierge. Dan, para tamu dapat menikmati sarapan, yang merupakan pilihan populer para wisatawan yang berkunjung ke Bogor. Untuk para tamu yang mengemudi, parkir gratis tersedia.

Tempat terkenal terdekat seperti Vihara Dhanagun (1,5 km) dan Taman Topi Bogor (1,7 km) membuat Zest Hotel Bogor tempat terbaik untuk menginap ketika mengunjunngi Bogor.

Pada saat di Bogor jangan lupa mencicipi udang yang menjadi menu favorit di Lemongrass atau De’leuit Restaurant.

Ingin menelusuri? Berkunjunglah ke Kebun Raya Bogor (1,4 km) dan Istana Bogor (1,3 km), yang merupakan beberapa tempat menarik di Bogor – semua terletak berdekatan dengan hotel.

Anda pasti akan menikmati menginap di Zest Hotel Bogor sambil menikmati semua yang Bogor dapat tawarkan.

Tinggalkan Balasan